Selasa, 18 Desember 2018

Mengenal Tipe Introvert, Extrovert dan Ambivert

Kamu termasuk tipe Introvert, Extrovert atau Ambivert ?


Akhir-akhir ini, mungkin kita sering lihat yaa orang memberi label pada dirinya sendiri sebagai orang yang Introvert, Ekxtrovert dan Ambivert, ya emang setiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda-beda, ada manusia yang memiliki tipe terbuka (exstrovert) ada yang tertutup (introvert) dan ada yang memiliki keduanya yaitu tipe atau kepribadian ambivert, dan uniknya itu jarang banget ada yang benar-benar 100% introvert atau 100% extrovert, kok bisa yahh? yaa karena menurut penelitian 2/3 manusia itu ambivert atau ada di tengah-tengah introvert dan extrovert. 

Nah kali ini saya akan memberi pengertian dan perbedaan dari ketiga kepribadian tersebut, so gaiss mari kita simak bersama.

1. Introvert

Introvert adalah kepribadian yang ada di dalam diri seseorang, dimana seorang berkepribadian introvert lebih cenderung menutup diri dari kehidupan luar, seorang introvert tidak suka ketika ia berada di tengah keramaian atau tempat yang dimana tempat itu terdapat banyak orang, mereka menyukai suasana sepi, senyap dan tenang.
Ciri-ciri kepribadian Introvert :
  • Pendiam dan suka menyendiri
  • Seorang introvert tidak menyukai pembicaraan yang ringan
  • Tidak nyaman ketika berada di keramaian
  • Lebih suka menghabiskan waktu dirumah
  • Kepribadian ini sih cenderung suka menulis dan mereka akan berpikir dahulu sebelum berbicara ( ga asal ngomong hehe)
  • Pendengar setia
  • Senang bekerja sendiri dan lebih suka mengamati
  • Jarang mengecek atau mengamati sosial media
Saran untuk kepribadian Introvert :
  • Lakukan hal-hal yang baik yang menurut kalian itu bermanfaat seperti menulis, membaca, melukis, dll
  • Ketika kamu tidak percaya diri cobalah membiasakan diri berinteraksi dengan orang lain, sederhana saja contohnya dengan percakapan-percakapan kecil.
  • Sesekali luangkan waktu untuk diri sendiri refreshing, kegiatan ini sebagai upaya menyegarkan diri dari penat

2.Extrovert

   
Extrovert adalah kebalikan dari Introvert, dimana seseorang yang memiliki  kepribadian extrovert lebih menyukai dunia luar, mereka cukup antusias dalam hal baru dan senang bergaul,seseorang yang extrovert didominasi dengan sifat, kondisi atau kebiasaan yang menyenangkan dari luar diri mereka sendiri.
Ciri-ciri kepribadian Extrovert :
  • Selalu antusias dan semangat
  • Mudah bergaul dan ramah
  • Pandai mencairkan suasana
  • Spontan dalam berbicara dan bertindak
  • Pandai berbicara
  • Senang berbicara daripada mendengar
  • Selalu tampil percaya diri
  • Sering mengecek media sosial
  • Senang dengan hal-hal yang melibatkan banyak orang
Saran untuk kepribadian Extrovert :
  • Berpikirlah sebelum bertindak, kalian harus mampu untuk mengednalikan diri dan jangan terlalu reaktif dalam menangani sesuatu
  • Kurangi bicara dan perbanyak mendengar meskipun anda mempunyai begitu banyak hal untuk di bicarakan

3. Ambivert

  
Ambivert adalah kepribadian yang istimewa, dimana ia seorang introvert namun juga bisa menjadi extrovert, umunya seorang ambivert lebih cenderung mendominasi dari kelemahan introvert dan ekstrovert.
Ciri-ciri kepribadian Ambivert :
  • Nyaman ketika berada di tengah kerumunan
  • Gerah ketika lama lama menyendiri
  • Tidak selalu diam
  • Kepribadian berubah tergantung lawan bicara
  • Dirumah sendiri bosan, tapi terlalu lama ngobrol atau keluar juga lelah
  • Bisa bekerja sendiri atau berkelompok
  • Sebagian bilang ceria dan sebagian bilang pendiam
  • Inti nya kepribadian ambivert berada ditengah-tengah kepribadian introvert dan ekstrovert
Setiap kepribadian itu unik, mulai dari Introvert,Extrovert bahkan Ambivert, di setiap kepribadian itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga kurang bijak jika kita menilai kepribadian tertentu lebih unggul atau lebih buruk dari kepribadian yang lain, tapi sebenarnya ngga ada kok tipe kepribadian yang lebih baik dari yang lain, ya karenaaaa semua udah ada tempatnya masing-masing.

Nahhh, jadi kalian termasuk dalam kepribadian yang mana ?  
Setelah membaca ini jangan lupa like, komen and subscribe yaa!!!

-ThankyouπŸ’–

Minggu, 16 Desember 2018

All About Psychology

Psikologi? Apa itu Psikologi?πŸ’

Buat kalian atau adik-adik yang masih bingung dengan jurusan psikologi, banyak orang-orang yang bertanya seputar Psikologi, apasih psikologi itu? buat apa belajar psikologi? bisa nyelesain masalah gak? bla bla blaa masih banyak lagi.

Jadiiii Psikologi diambil dari bahasa Yunani yaitu Psyche yang artinya jiwa dan Logos/logia yang berarti ilmu, jadiii Psikologi itu addalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa dan mempelajari proses mental manusia bukan Ilmu yang bisa membaca pikiran manusia yaaa😒.

Lalu apa tujuan kita mempelajari Psikologi? 
  1. Describe atau menjelaskan perilaku yang terjadi.
  2. Prediction atau memprediksikan perilaku yang terjadi.
  3. Understand atau memahami mengapa itu bisa terjadi.
  4. Influence atau mempengaruhi dengan cara menguntungkan.
Bidang atau departemen apa yang ada di Psikologi?
  • Psikologi Perkembangan 
Illmu yang mempelajari tingkah laku yang terdapat pada tiap-tiap tahap perkembangan manusia sepanjang rentangg kehidupannya.
  • Psikologi Pendidikan
Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi pendidikan.
  • Psikologi Sosial 
Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat sekitarnya.
  • Psikologi Klinis 
Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, dilihat dari aspek psikisnya.
  • Psikologi Industri 
Ilmu yang mempelajari tingkah laku yang muncul dalam dunia industri dan organisasi.
  • Psikologi Umum & eksperimen
Ilmu psikologi yang menitikberatkan atau memfokuskan perhatiannya pada penggunaan metode penelitian eskperimen dalam meneliti dan mengembangkan ilmu psikologi.

Belajar apa aja di Psikologi?
Karena masih semester 1, jadi pelajarannya masih banyak yang umu seperti Ilmu budaya, Pendidikan Agama, Aplikasi Komputer, Ppkn, Bahasa Indonesia, Filsafat dan pelajaran khusus yaitu Psikologi Umum dan Statistika.

Yang tidak akan kamu dapatkan di Psikologi
  • Tidak bisa baca baca pikiran orang 
Banyak orang-orang yang bilang bahwa anak Psikologi bisa baca pikiran manusia, padahal mereka sebenarnya salah, bukan baca pikiran melainkan mempelajari tingkah laku manusia.So jangan salah lagi loh yaa.
  • Tidak akan bisa jadi seorang Psikiater 
Oke, Psikolog dengan Psikiater beda, beda nya apa ?
1.Kita sebagai Psikolog hanya bisa mendiagnosa saja tanpa memberi obat-obatan, sedangkan psikiater memberi kan diizinkan memberi obat-obatan.
2.Jika ingin jadi seorang Psikolog ya ambil jurusan Psikolog, berbeda dengan Psikiater, mereka harus ambil kedokteran dulu baru deh lanjutannya ambil ke Psikiater.
  • Tidak diajarkan mengenai ilmu hitam.
Maaf tidak ada ya hehe, kalau mau mempelajari ilmu itu datang aja ke dukun.
  • Berususan dengan orang gila
Jurusan Psikologi ini ga hanya ngurus orang gila, masih banyak prospek kerja yang lain kok.

Manfaat belajar Psikologi
Semua jurusan, semua pelajaran dapat memberikan banyak manfaat,lalu apa manfaat belajar di Psikologi ?
  • Memahami penyebab dari perilaku yang muncul pada diri sendiri.
Di psikologi sangat banyak sekali teori-teorinya, dengan mempelajarinya kita akan dapat memahami mengapa seseorang bisa menunjukkan perilaku tertentu.
  • Dapat membantu orang lain
Dengan mempelajari Psikologi, meskipun tidak menjadi seorang psikolog anda tetap bisa membanu orang lain, minimal ketika kita mengetahui sedikit teori-teori psikologi, kita bisa melihat permasalahn orang lain dari sudut pandang yang berbeda.
  • Menjadi tempat curhat teman
Nah,setelah yang saya alami selama satu semester ini banyak teman-teman yang ajak saya curhat mengenai masalah nya,mendengaran keluh kesahny, inilah mengapa anak psikologi menjdi pendengar yang baik.

Prospek kerja Psikologi apa ?
  • HRD atau Sumber Daya Manusia
Kerjanya HRD adalah seleksi karyawan, menilai performa karyawan, menyusun payroll, dan memeriksa absen dan cuti.
  • Psikolog
Untuk menjadi seorang psikolog tidak mudah, kamu perlu ngambil kuliah lanjutan, namanya magister profesi. Di sini kamu diajarin praktikum yang lebih rumit, dan nanti kamu harus menyelesaikan kasus psikologi. Setelah lulus dan dapat sertifikat psikolog, kamu baru boleh disebut psikolog.
  • Menjadi seorang Guru atau Dosen
Menjadi guru bk atau dosen psikologi.
  • Asesor
Asesor itu tugas dan fungsinya macem-macem. Tapi yang paling pasti sih ngasih nilai terhadap performa karyawan.

Psikologi ipa atau ips ?
Psikologi itu bisa dibilang ya percampuran Ips dan Ipa yaa, nah ada beberapa universitas yang hanya mengambil Ipa saja contohnya Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Padjajaran,dll Sedangkan untuk Ips seperti Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga,dll.

Bagaimana? tertarik kah untuk masuk Psikologi ? 😎

Quizzz Time

ProProfs - Daily Quiz - Test your knowledge with Nameless